Pengembangan E-Modul Berbasis Keseimbangan Otak Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa pada Materi Barisan dan Deret Geometri
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis keseimbangan otak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi barisan dan deret geometri. Pengembangan e-modul ini menggunakan metode Whole Brain Teaching (WBT) yang merupakan salah satu metode keseimbangan otak. Aplikasi yang digunakan dalam pengembangan e-modul yaitu Microsoft Office Word dan Flip PDF Profesional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Plomp yang terdiri dari tiga fase yaitu fase pendahuluan (Preliminarity Phase), fase Pengembangan atau prototipe (Development or Prototype Phase), dan fase penilaian (Assesment Phase). Instrumen yang digunakan dalan penelitian ini adalah lembar validasi, lembar kepraktisan dan instrumen Uji N Gain untuk melihat keefektifan e-modul. Hasilnya adalah uji validasi yang dilakukan oleh enam orang validator ahli media dan materi memperoleh nilai rata-rata 94,77% dan dikategorikan sangan valid. Hasil uji kepraktisan e-modul yang dilakukan kepada guru dan siswa memperoleh nilai rata-rata 91,3% dan dikategorikan sangat baik. Berdasarkan uji N Gain yang dilakukan di kelas X.3 SMAN 1 Darma yang berjumlah 23 orang siswa memperoleh hasil rata-rata pretest sebesar 43,26 dan hasil rata-rata posttest sebesar 78,47 sehingga diperoleh nilai N Gain sebesar 0,62 dan keefektifan e-modul dikategorikan sedang.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Amidi, & Zuhair, Z. M. (2016). Membangun Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan E-Learning.
Amin, M. S. (2018). Perbedaan Struktur Otak dan Perilaku Belajar Antara Pria dan Wanita; Eksplanasi dalam Sudut Pandang Neuro Sains dan Filsafat. Jurnal Filsafat Indonesia.
Andari, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Menggunakan Learning Management System (LMS). Jurnal Pendidikan Profesi guru.
Andiyana, M. A., Rippi, M., & Hidayat, W. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP pada Materi Bangun Ruang. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif.
Aulina, C. N. (2018). Penerapan Metode Whole Brain Teaching dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini.
Biffle, C. (2007). Whole Brain Teaching.
Firmansyah, R. S., & Rusimamto, P. W. (2020). Validitas dan Kepraktisan Modul Pembelajaran Human Machine Interface pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik.
Hanifah, R. &. (2018). Menyeimbangkan Fungsi Otak Melalui Teknis Kreasi Lagu dalam Pencapaian Pemahaman Siswa SMP. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 17-25.
Irsyadi, M. K., & Sari, A. S. (2020). Penerapan Metode Pembelajaran Whole Brain Teaching pada Materi Maple. Jurnal Tadris Matematika.
Khairinal, K., Suratno, S., & Aftiani, R. Y. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran E-Book Berbasis Flip PDF Profesional untuk meningkatkan kemandirian Belajar dan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi.
Meika, I., & Sujana, A. (2017). Kemampuan Berpikir Kreatif dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA.
Nurhasanah, F., Sumarni, & Riyadi, M. (2022). Pengembangan E-Modul Materi Barisan dan Deret untuk memfasilitasi kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. SIGMA; JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA.
Prastowo, A. (2014). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.
Rosalina Rawa, N., Sutawidjaja, A., & Sudirman. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Learning Cycle-7E pada Materi Trigonometri untuk Meningkatkan Kemampuan koneksi Matematis Siswa.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif, R&D dan Penelitian Pendidikan.
Watin, E., & Kustijono, D. (2017). Efektivitas penggunaan E-book dengan Flip PDF Professional untuk melatihkan keterampilan proses sains.